Impian Jhon Bauby



Dalam kehidupan, untuk menjadi orang sukses, atau meraih apa yang kita inginkan, kita tak perlu harus selalu menjadi diri yang sempurna. Karena letak dari inti itu semua adalah, kesungguhan, kesabaran, seta kerja keras yang mesti ditempuh walaupun itu harus melewati berbagai macam kesulitan luar biasa. Dan bisa dibayangkan, jikalau sesuatu yang kita impikan selama ini, ternyata tiba-tiba harus tertunda atau gagal, disebabkan oleh sesuatu yang memang tidak terduga akan menimpa diri kita, seperti ditimpa musibah, ataupun memang sejak awal sudah terkena penyakit, hingga cacat seluruh jiwa raga kita. Dan, sejarah telah mencatat, bahwa, imposible is nothing dalam hidup ini, mari kita melihat bahwa Thomas alfa edhison adalah orang paling bodoh dimasa mudanya, dengan seribu kegagalannya, namun akhirnya menjadi perintis ‘lampu’ yang terus menerangi kegelapan malam sampai sekarang, Hellen Keller, seorang Deaf dan Blind sejak kelahirannya, merasakan kegelapan dan kengerian luar biasa di masa kecilnya, sehingga tiada teman yang menemaninya selain kegelapan, sampai pada suatu saat, sang guru tercintanya datang, bersungguh-sungguh, membuat sebuah keajaiban dengan ‘menghidupkan’ jiwa kemanusiaan sesungguhnya dalam diri Hellen keller, sampai suatu saat sang ‘deafblind’ ini menjadi orang besar di zamannya, dengan kata-kata emasnya yang terkenal; ”alone, we can do so little, together, we can do so much!”.

Dan Jhon Dominique Bauby, seorang yang sudah cukup terkenal, harus mengalami penyakit stroke di tengah kebahagiaannya, sampai seorang Ahli neurology memvonisnya terkena “a cerebrovascuIar accident’, maka, yang terjadi adalah sebuah harapan, yang tidak menyebabkan langsung kematian. Adanya kerusakan otak dengan sumsum tulang belakang, sehingga tidak bisa menggerakkan seluruh badan, sampai berbicara. Yang bisa dilakukan hanya Cuma mengendap-ngendipkan mata sebelah kirinya, dan tentu saja dengan otak yang masih bekerja. Maka inilah pekerjaan Jhon Bauby, hanya melihat dan berbicara dengan dirinya sendiri, ibarat seorang penyelam yang hidup dalam lautan yang dalam, lalu diikat kedua tangannya, kakinya di beri beban yang berat, serta leher yang terasa dicekik, dan dalam kondisi kegelapan air itu, ia Cuma bergerutu dan bergerutu dalam hatinya.

Sampai munculah kedua perawat cantik Henriete dan Marie yang baik hati, mantan istirinya, anak anak tecintanya, serta seorang editor penulis yang sabar dan baik hati, ingin mencoba membantunya keluar dari krisis ini, Maka dalam kondisi menyedihkan inipun, Jhon Domiuw bauby terkadang merasa berada di surga karena dukungan luar biasa dari orang orang itu. maka dalam berbagai macam bentuk imajinasi, fantasy dan kesenangan dunia ia coba munculkan dalam bentuk khayalan dan angan angan, tengoklah ketika ia menginginkan makan makanan yang lezat, ia hadirkan lewat fantasy sedang berduaan dengan kekasihnya menjamu berbagai macam makanan dalam restoran terkenal, atau ketika ia berfantasy di pesisir pantai, kenangan bersama ayahnya, sampai bermimipi kembali membangun keluarga. Dan itu semua hanya ada dalam khayalannya, karena yang ia bisa lakukan dalam dunia real hanya satu kedipan berarti “iya” dua kedipan berarti “tidak”. itulah komunikasi yang ia lakukan sepanjang harinya, Dan dalam kedipan-kedipan dihadapan huruf E, S, A, R, I, N... ia merasakan kebahagiaan, sesekali lucu, sampai ia pun ternyata seorang manusia biasa yang putus asa dalam deritanya sehingga apa yang diinginkan adalah sesegera kematian itu cepat menghampirinya. Namun, sekali lagi dalam kedipan matanya di hadapan huruf-huruf tadi, ia berhasil menjadi seseorang yang luar biasa melewati kesulitan hidupnya hingga mencapai titik final kesuksesan dunianya.

Jika orang-orang berpenyakit saja mampu mengguncang dunia, kenapa orang sehat seperti kita tidak? Dan film inilah sebenarnya yang benar-benar kita butuhkan di indonesia, agar kelak, orang orang ‘pesakitan’ yang selalu membuat film-film tidak jelas arah tujuannya, menjadi jelas! Bahwa, film juga bisa mejadi media visualisasi yang menguncang spirit seseorang menjadi lebih baik, bukan sebaliknya!
 

Scent of a FiLM